Gaji Karyawan Perusahaan Migas

Gaji Karyawan Perusahaan Migas – Bekerja di sebuah perusahaan migas yakni memang menjadi impian bagi sebagian orang. Ini tentunya soal gaji yang sangat menggiurkan.

Tak heran, banyak ilmuwan yang terlibat bergabung dengan perusahaan migas, baik BUMN maupun asing. Tapi apa yang kamu tahu?

Meski gajinya lumayan, ternyata semua orang di industri minyak dan gas harus mengambil risiko. Karena itu, karyawan harus mempunyai sertifikasi K3 migas terlebih dahulu jika ingin bekerja di industri.

Nah, dibawah ini akan kami siapkan dengan berbagai informasi mengenai Gaji Karyawan Perusahaan Migas. Untuk ulasan selengkapnya, silahkan kalian simak sebagai berikut!!

Apa itu Migas ?

Migas merupakan sektor penting dalam pembangunan nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dan bahan baku industri dalam negeri serta penghasil devisa negara, oleh karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara optimal.

Dalam upaya mewujudkan kegiatan usaha minyak dan gas bumi yang efisien, mandiri, transparan, andal, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan, serta mendorong pengembangan potensi dan peran nasional.

Dalam rangka mendukung kelangsungan pembangunan nasional guna mewujudkan langkah-langkah menuju kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, maka diundangkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Undang-undang ini memberikan dasar hukum bagi pembaruan dan penataan kembali kegiatan usaha minyak dan gas bumi nasional sesuai dengan peraturan perundang-undangan sebelumnya (UU No. 44 Prp. 1960 tentang Pertambangan Migas dan Undang-Undang No. 8 Tahun 1971.

Ini tidak memadai untuk situasi sekarang dan tantangan yang akan dihadapinya di masa depan. Sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001, kegiatan usaha hilir migas didasarkan atau bertumpu pada kegiatan usaha pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, atau perdagangan serta dilakukan dengan melalui mekanisme persaingan usaha yang sehat, dan kompetitif.

Gaji Karyawan Perusahaan Migas Berapa sih?? Bisa Bangun Rumah??

Industri migas di Indonesia masih tumbuh cukup signifikan di bawah tekanan harga minyak dunia. Bahkan, empat kontrak Wilayah Kerja Minyak diberikan tahun itu dengan nilai total Rp. 622 miliar.

Keadaan ini diperkirakan akan semakin memburuk seiring dengan mulai pulihnya perekonomian negara-negara maju, sehingga permintaan minyak dan gas bumi akan meningkat dan pada akhirnya menyebabkan kenaikan harga minyak.

Gaji-Karyawan-Perusahaan-Migas

Untuk itu, industri perminyakan diharapkan tetap menjadi salah satu sektor yang dapat membimbing kaum milenial dalam mencari upah dan tunjangan kesejahteraan yang lebih baik dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan.

Dikutip dari laporan Kelly dan PERSOL Indonesia, Jumat 4 Mei 2018, disebutkan sektor perminyakan memiliki gaji yang sangat tinggi dibandingkan sektor lain di Indonesia.

Karena di sektor ini gaji terendah Rp. 27.000.000 hingga Rp. 36.000.000 perbulan dan tertinggi Rp. 160.000.000 hingga Rp. 250.000.000 perbulan.

Di sektor ini gaji tertinggi terdapat pada posisi Chief Executive Officer di perusahaan minyak dan gas, dengan pengalaman profesional lebih dari 10 tahun, gaji terendah diperoleh Rp. 160.000.000 dan tertinggi Rp. 250.000.000

Fungsi BPH Migas

Pengelolaan dan pengawasan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar serta pengangkutan gas bumi melalui pipa.

Dengan ketentuan untuk menjamin ketersediaan dan pendistribusian bahan bakar di seluruh wilayah negara republik yang ditetapkan oleh pemerintah. Indonesia dan meningkatkan penggunaan gas alam di dalam negeri.

Tugas BPH Migas

Dibawah ini adalah beberapa macam jenis tugas dari migas, diantaranya ialah:

  • Dapat mengelola dan menentukan ketersediaan dan pendistribusian BBM.
  • Pengelolaan dan penyesuaian harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan usaha kecil.
  • Manajemen dan definisi penggunaan bersama fasilitas transportasi dan penyimpanan bahan bakar.
  • Mengelola dan menentukan cadangan BBM nasional.
  • Pengelolaan dan penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa.
  • Arahan dan penetapan usaha pengangkutan dan distribusi migas.

Diatas merupakan beberapa tugas dari migas yang bisa kalian terapkan bila ingin bekerja di sebuah perusahaan Migas.

Risiko Bekerja Di Industri Migas (Minyak dan Gas)

Walaupun gaji yang diterima cukup tinggi dan tingkat kompensasi yang tinggi dari perusahaan menarik banyak orang ke industri minyak dan gas ini, risiko pekerjaan bukanlah lelucon.

Industri migas merupakan salah satu industri dengan tingkat kecelakaan kerja yang tinggi. Oleh karena itu, setiap karyawan harus terlebih dahulu mendapatkan pelatihan K3.

Risiko-Bekerja-Di-Industri-Migas-Minyak-dan-Gas

Karyawan juga perlu mengetahui tentang K3 Migas. Ini bukan hanya untuk keselamatan dan kesehatan Anda sendiri di tempat kerja. Namun, karyawan juga berkewajiban untuk menjaga dan melindungi lingkungan dari pencemaran dari kegiatan industri.

Lalu apa saja risiko yang dihadapi pekerja di industri migas?

1. Jauh dari Keluarga

Jauh dari keluarga adalah salah satu risiko yang harus diambil pekerja, terutama bagi para insinyur Anda. Pasalnya, beberapa sumur migas tersebut berada di laut atau bahkan di beberapa wilayah lain di Indonesia.

Jadi jika Anda ingin bekerja di industri minyak dan gas, Anda harus berani mengambil risiko tersebut. Bahkan, tidak mudah bagi sebagian orang untuk bekerja di luar keluarga dalam jangka waktu tertentu.

2. Tingkat Kecelakaan Kerja yang Tinggi

Pekerja yang bekerja di industri minyak dan gas tidak hanya perlu dipisahkan dari keluarganya. Risiko lain dalam bekerja di perusahaan ini adalah tingginya angka kecelakaan kerja.

Karyawan tidak hanya harus memiliki beban kerja yang berat. Akan tetapi, risiko kecelakaan kerja seperti kebakaran dan menghirup gas beracun merupakan risiko yang tak terhindarkan. Selain itu, masih banyak risiko pekerjaan lain yang dapat dihadapi oleh pekerja lapangan.

Hal ini membuat nilai kompensasi yang diberikan oleh perusahaan cukup tinggi. Dapat dikatakan bahwa para pekerja ini bekerja dengan kehidupan mereka.

Setiap Pekerja Wajib Mengikuti Pelatihan K3

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat dialami oleh pekerja, maka pelatihan K3 wajib dilakukan. Setiap pegawai atau pekerja harus mempunyai sertifikasi K3.

Dengan cara ini, karyawan dapat menjaga keselamatan dan kesehatan mereka sendiri di tempat kerja. Selain itu, karyawan juga diharapkan menjaga dan memelihara lingkungan agar tidak terjadi pencemaran.

Menjaga lingkungan dalam industri merupakan bagian penting dari kelestarian lingkungan. Bagi Anda yang ingin mengikuti kursus pelatihan K3 dan Migas ini, Anda dapat menghadiri langsung di PT Mawi Sarana Samawi.

Ada beberapa metode pelatihan yang bisa Anda ikuti. Mulai dari ujian tertulis, presentasi dan latihan praktik hingga evaluasi melalui wawancara atau tes lapangan.

Jika Anda dapat melalui beberapa metode pelatihan ini, Anda dapat memperoleh sertifikasi dan bekerja di industri minyak dan gas.

Dengan mengikuti pelatihan, Anda tidak hanya belajar tentang kesehatan dan keselamatan kerja, tetapi juga menjadi karyawan yang profesional. Diharapkan dengan menjadi pekerja yang profesional akan meningkatkan kualitas produk migas.

Menjadi pekerja di industri minyak dan gas benar-benar mempunyai begitu banyak jenis dan macam risiko yang besar. Tidak hanya itu, Anda juga harus berani mengambil risiko tersebut. Oleh karena itu, pelatihan K3 wajib dilakukan sebelum bekerja di perusahaan minyak dan gas.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan yang telah kami sampaikan kepada kalian yang ingin mencari informasi mengenai Gaji Karyawan Perusahaan Migas. Sekian dan terima kasih!!